Ciri Ciri dan Kualitas Informasi Menurut Para Ahli

Posted on

Pada artikel kali ini, kita akan membahas beberapa ciri-ciri dan kualitas sebuah informasi menurut para ahli. Berikut ulasannya:

Gelinas (Susanto,2004:41) berpendapat mengenai cirri-ciri suatu informasi yang lebih detail,yaitu:

  1. Efektivitas,artinya informasi harus sesuai dengan kebutuhan pemakai dalam mendukung suatu proses bisnis, termasuk didalamnya informasi tersebut disajikan dalam waktu yang tepat, format yang tepat sehingga dipahami,konsisten dengan format sebelumnya, isinya sesuai dengan kebutuhan saat ini dan lengkap atau sesuai dengan kebutuhan dan keutuhan.
  2. Efisiensi, artinya informasi dihasilkan melalui penggunaan sumber daya yang optimal.
  3. Confidensial, artinya memperhatikan proteksi atau perlindungan terhadap informasi sensitive dari pihak yang tidak berwenang.
  4. Integritas, artinya informasi yang dihasilkan harus merupakan hasil pengolahan data terpadu berdasrkan aturan-aturan yang berlaku.
  5. Ketersediaan, artinya informasi yang diperlukan pengamanan terhadap sumber daya informasi.
  6. Kepatuhan, artinya informasi yang dihasilkan harus patuh terhadap undang-undang atau peraturan pemerintah serta memiliki tanggung jawab baik pihak internal maupun eksternal organisasi perusahaan.

Kebutuhan informasi saat ini sangat meningkat seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Informasi yang dibutuhkan tidak dilihat sari jumlah informasi yang dihasilkan, tetapi kualitas dari informasi, (quality of information) tersebut.Kualitas informasi ditentukan oeh delapan hal:

  • Ketersediaan (availability)

yaitu tersedianya informasiĀ  itu sendiri,Informasi harus dapat diperoleh (accessible) bagi orang yang hendak memanfaatkannya.

  • Mudah dipahami (comprehensibility)

yaitu informasi harus mudah dipahami oleh pembuat keputusan, baik itu informasi yang menyangkut pekerjaan rutin maupun keputusan-keputusan yang bersifat strategis, Informasi yang berbelit-belit hanya akan membuat kurang efektifnya keputusan manajemen.

  • Relevan (relevance)

yaitu informasi tersebut harus mempunyai manfaat untuk penerimanya.

  • Bermanfaat

yaitu informasi harus bermanfaat bagi organisasi, Karena itu informasi juga harus dapat tersaji kedalam bentuk-bentuk yang memungkinkan pemanfaatan oleh organisasi yang bersangkutan.

  • Informasi harus akurat

yaitu informasi harus bebas dari kesalahan dan tidak menyesatkan serta harus jelas mencerminkan waktunya.

  • Tepat waktu (time lines)

yaitu informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat.

  • Keandalan (realibity)

yaitu informasi harus diperoleh dari sumber-sumber yang dapat diandalkan kebenarannya,Pengelola data atau pemberi informasi harus dapat menjamin tingkat kepercayaan yang tinggi atas informasi yang disajikan.

  • Konsistensi

yaitu informasi tidak boleh mengandung kontradiksi didalam penyajian karena kosistensi merupakan syarat penting bagi dasar pengambilan keputusan.

Sedangkan Jogiyanto (2005:40) menyatakan bahwa kualitas informasi ditentukan oleh tujuh hal yaitu:

  • Aksesibilitas

yaitu informasi mudah didapatkan oleh pengguna informasi,Hal ini berkaitan dengan aktualisasi dari nilai informasinya.

  • Kelengkapan

yaitu berkaitan dengan kelengkapan isi dari informasi,dalam hal ini tidak hanya menyangkut volume tetapi juga kesesuaian dengan harapan pengguna informasi.

  • Ketelitian

yaitu berkaitan dengan kesalahan yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan pengolahan data menjadi informasi.

  • Ketepatan makna

yaitu kesesuaian antara informasi yang dihasilkan dengan kebutuhan pemakai.

  • Ketepatan waktu

yaitu penyapaian informasi dan aktualisasi dilakukan tepat waktu.

  • Kejelasan

yaitu informasi dalam bentuk atau format disajikan dengan jelas.

  • Fleksibilitas

yaitu berkaitan dengan tingkat adaptasi dari informasi yang dihasilkan terhadap kebutuhan berbagai keputusan yang akan diambil dan terhadap sekolompok pengambilan keputusan yang berbeda.

Usaha untuk memperoleh suatu informasi harus melalui proses transformasi dengan membuat data menjadi bermakna dengan demikian untuk memperoleh suatu kinformasi diperlukan sumber daya input,yang diproses menjadi sumber daya output,Proses pengolahan informasi memerlukan alat pengolah informasi,yaitu hardware,software,dan berainware.

Berdasarkan berbagai pendapat yang telah dikemukakan diatas maka penulis menarik kesimpulan bahwa kualitas informasi adalah suatu ukuran yang menyatakan seberapa jauh telah dipenuhi bebagai persyaratan,spesifikasi,dan harapan dari sebuah kegiatan untuk mengumpulkan,menyimpan data, fakta dan pesan,opini dan komentar, sehingga orang bisa mengetahui keadaan yang terjadi diluar dirinya apakah itu dalam lingkungan daerah,nasional.Internasional sehingga menjadi bahan pertimbangan untuk pengambilan keputusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *