Fungsi dan Tujuan Kompensasi Kerja Menurut Para Ahli

Posted on

Fungsi dan tujuan kompensasi kerja menurut para ahli ini, memang dapat membantu kita dalam merumuskan berbagai hal yang akan dilakukan agar manajemen perushaan lebih baik. Oleh karena itu, tentu menjadi salah satu pondasi yang penting untuk menjadikan karyawan lebih sejahtera.

Fungsi Pemberian Kompensasi

Fungsi-fungsi pemberian kompensasi kerja menurut Kolonel Susilo Martoyo (1990:100) adalah sebagai berikut :

  • Pengalokasian sumber daya manusia secara efisien.

Fungsi ini menunjukan bahwa pemberian kompensasi yang cukup baik pada karyawan yang berprestasi baik, akan mendorong para karyawan untuk bekerja lebih baik dan kearah pekerjaan-pekerjaan yang lebih produktif.

  • Penggunaan sumber daya manusia secara efisien dan efektif.

Dengan pemberian kompensasi yang tinggi kepada seseorang karyawan mengandung implikasi bahwa organisasi akan menggunakan tenaga karyawan termaksud dengan seefisien dan seefektif mungkin.

  • Mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.

Sebagai akibat alokasi dan penggunaan sumber daya manusia dalam organisasi yang bersangkutan secara efisien dan efektif tersebut, maka dapat diharapkan bahwa sistem pemberian kompensasi tersebut secara langsung dapat membantu stabilitas organisasi, dan secara tidak langsung ikut andil dalam mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Negara secara keseluruhan.

Tujuan Kompensasi Kerja

Adapun tujuan-tujuan dari pemberian kompensasi kerja adalah sebagai berikut:

  1. Pemenuhan kebutuhan ekonomi. Karyawan menerima kompensasi kerja berupa gaji, upah atau bentuk lainnya adalah untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari atau dengan kata lain kebutuhan ekonominya.
  2. Pengkaitan kompensasi kerja dengan produktifitas kerja. Dalam pemberian kompensasi yang makin baik akan mendorong karyawan bekerja makin produktif. Dengan produktifitas yang tinggi, ongkos karyawan per unit / produksi akan semakin rendah.
  3. Pengakaitan kompensasi kerja dengan sukses perusahaan. Makin berani suatu perusahaan / organisasi memberikan kompensasi yang tinggi, makin menunjukan betapa makin suksesnya sesuatu perusahaan. Sebab pemberian kompensasi yang tinggi hanya mungkin apabila pendapatan perusahaan yang digunakan untuk itu makin besar. Berarti beruntung semakin besar.

Pengkaitan antara keseimbangan keadilan pemberian kompensasi kerja. Ini berarti bahwa pemberian kompensasi kerja yang tinggi harus dihubungkan atau diperbandingkan dengan persyaratan yang harus dipenuhi oleh karyawan yang bersangkutan pada jabatan dan kompensasi yang tinggi tersebut. Sehingga ada keseimbangan antara “input”(syarat-syarat) dan “output” (tingginya kompensasi yang diberikan).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *