Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Definisi Para Ahli

Posted on

Sistem informasi manajemen (Manajajemen System Information atau MIS) merupakan penerapan sistem informasi didalan organisasi untuk mendukung informasi-informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkatan manajemen. Sistem  Informasi manajemen Menurut Abdul Kadir (2003:114) , Sistem Informasi Manajemen adalah  “ sistem informasi yang digunakan untuk menyajikan informasi yang digunakan untuk mendukung operasi, manajemen dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi.

Secara teori, komputer tidak harus digunakan didalam sistem informasi manajemen (SIM). Tetapi kenyataannya tidak mungkin sistem informasi manajemen (SIM) yang komplek dapat berfungsi tanpa melibatkan elemen komputer. Sistem informasi manajemen (SIM) juga selalu berhubungan dengan pengolahan Informasi yang didasarkan pada komputer (computer-based information processing).

Sistem Informasi Manajemen (SIM) dalam perkembangannya adalah untuk pengambilan keputusan dengan sumber iformasi yang berkualitas sehingga suatu organisasi dapat berkembang dengan optimal melalui pemanfaatan sistem informasi manajemen (SIM) dengan Teknologi sistem informasi. Maka dengan adanya penggunaan Teknologi sistem informasi yang ada diharapkan informasi yang digali dapat berguna serta cukup berkualitas untuk dipakai.

Hal yang diharapkan dari penggunaan Teknologi sisten informasi dalam suatu organisasi adalah keberhasialan atau kesuksesan dalam pelaksanaan sistem informasi tersebut dengan dihasilkan informasi yang berkualitas. Model Teknologi Informasi yang lebih baik adalah model yang lengkap tetap sederhana. Model semacam ini disebut model persimoni.

Model yang dikembangkan oleh DeLone & McLean kemudian disebut sebagai Model Kesuksesan Teknologi sistem Informasi DcLone & McLean (D&m is Success Model).

Salah satu pemakai yang paling banyak menggunakan informasi dalam suatu organisasi adalah pihak manajemen, Informasi yang dibutuhkan bisa berasal dari internal maupun eksternal,dalam bentuk formal maupun informal, berdasarkan komputer atau pun laporan.

Menurut Alter (1992) dikutip oleh Abdul Kadir (2006:43) informasi yang dibutuhkan oleh manajer bisa dibagi menjadi 6 katagori yaitu:

  1. Informasi penyejuk (comfort information) yaitu, informasi keadaan sekarang merangkum keadaan umum organisasi, Misalnya, berisi ringkasan penjualan atau produksi terakhir, Informasi ini biasanya tidak banyak digunakan, tetapi membantu manajer merasa aman terhadap operasi yang telah berlanggsung.
  2. Peringatan (Warning) berisi penunjuk terhadap sesuatu yang tidak biasa atau barangkali memerlukan tindakan manajerial atau peribahan-perubahan rencana, Idealnya, manajer seharusnya menerima peringatan-peringatan sedini mungkin sehingga cukup waktu untuk melakukan tindakan sebelum masalah penting yang tidak diharapkan terjadi.
  3. Indikator kunci (key Indicator) Berisi ukuran aspek-aspek penting yang berkaitan degan kinerja organisasi.
  4. Informasi situasional (situasional information) yaitu, informasi terkini tentang proyek,masalah atau isu penting yang memerlukan perhatian manajer.
  5. Gosip informasi informal yang berasal dari sumber seperti dari pihak industry yang terkadang berguna untuk menangani suatu masalah.
  6. Informasi eksternal (eksternal information) yaitu,informasi yang berasal dari perusahaan.

Informasi sangat dibutuhkan oleh suatu organisasi dalam pengambilan keputusan,Menurut Sutanta (2004:5)informasi berfungsi untuk :

  • Menambah Pengetahuan
  • Mengurangi Ketidakpastian
  • Mengurangi resiko kegagalan
  • Mengurangi keanekaragaman/variasi yang tidak dibutuhkan
  • Memberikan stadar aturan-aturan. Ukuran-ukuran dan keputusan-keputusan yang menentukan pencapaian sasaran dan tujuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.