Pengertian Uji Validitas dan Reliabilitas Menurut Definisi Para Ahli

Posted on

Uji validitas dan reliabilitas adalah salah satu hal yang penting untuk menunjang hasil dari sebuah penelitian. Oleh karena itu, tentu memiliki peranan yang sangat signifikan. berikut ulasan menurut para pakar ahli :

Uji Validitas

Uji validitas dilakukan untuk mengetahui apakah alat ukur tersebut memiliki ketepatan dalam melakukan pengukuran, atau dengan kata lain apakah alat ukur tersebut dapat benar-benar mengukur apa yang hendak diukur (Suharsimi Arikunto 2010). Cara untuk mengetahui validitas suatu alat ukur adalah dengan cara mengkorelasikan antara skor yang diperoleh pada masing-masing item dengan skor total. Skor total adalah nilai yang diperoleh dari hasil penjumlahan semua skor item. Korelasi antara skor item dengan skor total haruslah signifikan berdasarkan ukuran statistik tertentu. Bila sekiranya skor semua item yang disusun berdasarkan konsep berkorelasi dengan skor total, maka dapat dikatakan bahwa alat ukur tersebut mempunyai validitas atau dengan kata lain bila terdapat korelasi positif antara skor tiap item dengan skor total, maka hubungan yang ada sifatnya konsisten atau sejalan dengan konsep teoritiknya.

Proses validasi diawali dengan identifikasi mengenai atribut yang akan diukur yang dinyatakan dengan suatu konstruk dalam rumusan definisi konseptual berdasar suatu konsep teoritik tertentu. Kemudian dilakukan analisis statistik setelah criteria diuji cobakan pada sampel yang mewakili populasi sasaran subjek pengukuran. (Hasanudin Noor : 2009)

Uji Reliabilitas

Reliabilitas adalah indeks yang menunjukkan sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan, yang menunjukkan sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten (Djamaludin Ancok, 1989). Reliabilitas untuk mengetahui sejauh mana alat ukur yang digunakan tersebut memilliki taraf ketelitian, kepercayaan, kekonstanan ataupun kestabilan.

Bila suatu alat ukur dapat digunakan dua kali untuk mengukur gejala yang sama dengah hasil yang pengukuran yang relatif konsisten, maka alat ukur tersebut reliabel. Dalam aplikasinya, reliabilitas dinyatakan oleh koefisien reliabilitas yang angkanya berada dalam rentang dari 0 sampai dengan 1,00. Semakin tinggi koefisien reliabilitas mendekati angka 1,00 berati semakin tinggi reliabilitasnya. Juga sebaliknyam jika semakin rendah koefisien reliabilitas mendekati angka 0 berati semakin rendah reliabilitasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *