Gunung Puncak Jaya Termasuk Ke dalam Seven Summit Dunia

9 Fakta Gunung Kinabalu, Puncak Tertinggi di Pulau Kalimantan

Gunung Puncak Jaya merupakan gunung tertinggi di Indonesia yang berada di Papua. Gunung ini terkenal dengan nama Gunung Jaya Wijaya. Puncak Jaya merupakan bagian dari barisan pegunungan Sudirman di Kabupaten Puncak Jaya Papua, dan berada di kawasan Oceana. Gunung Puncak Jaya memiliki ketinggian 4.884 mdpl, sehingga dinobatkan sebagai gunung tertinggi di Indonesia.

Saat ini Gunung Puncak Jaya telah menjadi kawasan Situs Warisan Dunia dari UNESCO. Tidak hanya itu, Gunung Puncak Jaya juga menjadi salah satu Seven Summit di dunia atau 7 puncak tertinggi di dunia. Gunung ini memiliki daya tarik salah satunya adalah terdapatnya gletser atau padang salju yang tidak dimiliki gunung lainnya di Indonesia, yaitu gletser Carstensz, satu-satunya gletser tropikal di Indonesia. Salju di puncak gunung ini selalu abadi.

  • Sejarah Gunung Puncak Jaya

Di dataran tinggi di sekitar puncak awalnya sudah dihuni sebelum adanya kontak dengan bangsa Eropa. Puncak tersebut dikenal sebagai Nemangkawi di Amungkal. Pada awalnya Puncak Jaya bernama Piramida Carstenz yaitu saat penjajahan Belanda. Penjelajah Belanda Jan Cartenszoon menamainya ketika pertama kali melihat gletser di puncak gunung di hari yang cerah di tahun 1623. Gletser atau padang salju di Puncak berhasil didaki pada awal tahun 1909 oleh seorang penjelajah Belanda yaitu Hendrikus Albertus Lorentz dengan 6 orang suku Kenyah yang direkrut dari Apau Kayan di Kalimantan Utara.

Sementara Taman Nasional Lorentz yang juga meliputi Piramida Cartensz didirikan pada tahun 1919 menyusul laporan ekspedisi tersebut.

  • Pendakian Gunung Puncak Jaya

Pada tahun 1936, ekspedisi Cartensz yang diprakarsai Belanda, tidak mampu menetapkan dengan pasti yang mana dari ketiga puncak adalah yang tertinggi.  Akhirnya mereka memutuskan untuk mendaki masing-masing puncak. Anton Colijn, Jean Jacques Dozy dan Frits Julius Wissel mencapai padang gletser Cartensz Timur dan Puncak Ngga Pulu pada 5 Desember. Dikarenakan gletser mencair, maka ketinggian puncak Ngga Pulu menjadi 4.862 meter. Namun pada tahun 1936, ketika gletser masih tertutup puncak seluas 13 km2, Ngga Pulu adalah puncak tertinggi dengan ketinggian lebih dari 5.000 meter. Setelah itu, Puncak Jaya tidak pernah didaki lagi hingga tahun 1962, oleh sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh pendaki gunung Austria, Heinrich Harrer dengan tiga anggota ekspedisi lainnya Robert Philip Temple, Russel Kippax, dan Albertus Huizenga. Philip Temple dari Selandia Baru sebelumnya memimpin ekspedisi ke daerah dan merintis rute akses ke pegunungan.

Dan pada tahun 1963 Puncak ini berganti nama menjadi Puncak Soekarno, kemudian diganti menjadi Puncak Jaya. Namun nama Piramida Cartensz sendiri masih digunakan di kalangan pendaki.

Untuk rute pendakian termudah yaitu melalui jalur Utara (Ilaga), Singa dan jalur selatan (Tembagapura).

  • Gletser Gunung Puncak Jaya

Beberapa gletser di lereng termasuk Gletser Cartensz, Gletser Northwall Firn Barat, dan Gletser Northwall Firn Timur akhir-akhir ini dikabarkan lenyap. Namun berbeda dengan Puncak Jaya yang masih tertutup es. Seperti Gletser di Puncak Trikora di Pegunungan Maoke yang menghilang sama sekali pada tahun 1939 dan 1962. Dan sekitar tahun1970 an, Gletser Puncak Jaya telah menyusut dengan cepat tang dibuktikan oleh citra satelit. Begitu pula dengan Gletser Meren yang mencair pada tahun 1994 dan 2000.

Kemudian sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh Lonnie Thompson pada tahun 2010 menemukan bahwa gletser menghilang pada tingkat ketebalan 7 meter per tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *